
Suatu hari, tepatnya tanggal 9 Maret 2010. Saat pulang sekolah, aku berjalan menuju tempat dimana motor ku diparkir. Aku berjalan melewati mading di depan kantor guru berada. Pada mading tersebut terdapat kertas bertuliskan “Edited Photo Competition”. Aku pun segera berhenti dan membaca selembar kertas yang tertempel pada mading tersebut. Setelah aku baca kata demi kata, ternyata itu sebuah perlombaan edit foto yang diadakan sebuah sekolah di kota ku. Aku ingin mengikuti perlombaan itu, tetapi aku masih belum yakin, karna kamera pun aku tak punya. Setelah selesai membaca info lomba tersebut, aku berjalan lagi menuju parkiran, dan mengambil motor ku di sana. Saat menuju gerbang sekolah sambil membawa motor, aku berpikir lagi tentang lomba itu. Setelah sampai di gerbang sekolah, aku sudah ditunggu oleh teman ku yang biasanya memang barengan pulangnya sama aku. Aku diskusi sama dia tentang lomba itu, aku cerita semua padanya. Lalu dia menyuruh ku untuk mengambil selembar kertas itu. Aku pun kembali ke mading sekolah tersebut dan segera mengambil selembar kertas yang tertempel di sana. Setelah selesai aku mengambil kertas tersebut, aku bergegas lari ke pintu gerbang sekolah. Aku langsung menunjukkan kertas tersebut pada temanku. Tanpa pikir panjang, teman ku menyuruh ku untuk mengikuti lomba tersebut. Aku bilang pada teman ku kalau aku memikirkan ini dulu. Tapi pendaftaran hari terakhir itu keesokan harinya. Aku bingung. Sambil mengendarai motor aku tetap berpikir tentang lomba itu.
Setelah sampai di rumah, aku membaca lagi selembar kertas tadi. Di sana tertera nomor telepon panitia lombanya. Aku mencoba menghubungi dan bertanya tentang apa yang tidak aku mengerti.
Aku “posting” tentang kejadian hari ini pada situs jaringan social. Di sana banyak sekali yang berkomentar. Mulai dari guru matematika ku, beliau menyuruh ku untuk ikut perlombaan itu. Lalu teman ku, Thony. Dia menyuruh ku juga untuk ikut. Hehehe… Aku pun berpikir kesempatan tidak datang dua kali. Aku putuskan untuk ikut.
Malam harinya aku menghubungi Thony untuk bertanya – Tanya tentang lomba ini. Aku berniat untuk berangkat bareng dengannya. Hehehehe… :)
Keesokan harinya aku pun berangkat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta lomba. Tapi aku nggak barengan sama Thony :(. Tapi itu bukan masalah, aku ditemani temanku Nia. Setelah selesai daftar, mengambil formulir dan tanggal 13 Maret 2010 aku kembali untuk mengikuti Technical Meeting.
Saat TM (Technical Meeting), di sana semua peserta berkumpul. Aku jadi minder. :( Saat itu dijelaskan *bla..bla..bla..bla..bla..* foto dikumpulkan tanggal 12 April 2010. oke, aku akan mengerjakan foto tersebut sesuai kemampuan ku.
Setiap hari Aku memikirkan konsep tentang apa yang akan aku potret. Oh iya lupa… tema dari lombanya itu “Putih abu-abu”. Teman – teman ku banyak yang mendukung. Alhamdulillah. Mereka memberika beberapa konsep untuk ku.
Sudah beberapa hari berlalu dan aku sudah melakukan pemotretan dibeberapa tempat yang telah aku konsep. Dengan dibantu Yayak dan Kipli, aku memotret banyak sekali foto.
Tanggal 31 Maret 2010, aku bertanya pada Thony yang juga peserta dalam lomba tersebut tentang bagaimana dengan fotonya. Ternyata dia belum melakukan pemotretan sama sekali. Heuhhhhhh.. Caktoy.. Caktoy.. (panggilannya Thony). Alasan dia belum motret itu karena nggak ada kameranya. Haduuhhh… iya sudah akhirnya kamera punya ku aku pinjemin ke dia. *Selamat memotret* :D
Akhirnya tanggal 12 April 2010 tiba, aku pun telah siap untuk mengumpulkan beberapa hasil foto editan ku. Saat di sekolah aku ke kelas Thony untuk menanyakan lagi tentang fotonya. Walaaaaaaaahh.. lagi – lagi dia belum mencetak foto editannya. Dia bilang pulang sekolah akan mencetak. Heuhhh.. okelah..
Saat pulang sekolah aku mencari Thony untuk memastikan dia bakal nyetak foto editannya tersebut, tetapi yang terjadi malah dia pulang ke rumah, dan tidak jadi mengikuti lomba tersebut. Yahhh.. aku nggak semangat berangkat dehh… :D hehehe..
Tapi aku tetap berangkat, dan mengumpulkan foto tersebut. Aku pasrah deh apapun hasilnya aku terima.
Tanggal 16 April 2010 yang harusnya jadi hari dimana pemenang lomba diumumkan tetapi diajukan jadi tanggal 15 April 2010. Aku takut, nervous. Dan alhasil aku KALAH :'(. Tak apalah, buat pengalaman. Editan foto ku juga nggak jelek – jelek banget. Tapi memang ada salah satu persyaratan yang nggak terpenuhi. :)
Setelah sampai di rumah, aku membaca lagi selembar kertas tadi. Di sana tertera nomor telepon panitia lombanya. Aku mencoba menghubungi dan bertanya tentang apa yang tidak aku mengerti.
Aku “posting” tentang kejadian hari ini pada situs jaringan social. Di sana banyak sekali yang berkomentar. Mulai dari guru matematika ku, beliau menyuruh ku untuk ikut perlombaan itu. Lalu teman ku, Thony. Dia menyuruh ku juga untuk ikut. Hehehe… Aku pun berpikir kesempatan tidak datang dua kali. Aku putuskan untuk ikut.
Malam harinya aku menghubungi Thony untuk bertanya – Tanya tentang lomba ini. Aku berniat untuk berangkat bareng dengannya. Hehehehe… :)
Keesokan harinya aku pun berangkat untuk mendaftarkan diri sebagai peserta lomba. Tapi aku nggak barengan sama Thony :(. Tapi itu bukan masalah, aku ditemani temanku Nia. Setelah selesai daftar, mengambil formulir dan tanggal 13 Maret 2010 aku kembali untuk mengikuti Technical Meeting.
Saat TM (Technical Meeting), di sana semua peserta berkumpul. Aku jadi minder. :( Saat itu dijelaskan *bla..bla..bla..bla..bla..* foto dikumpulkan tanggal 12 April 2010. oke, aku akan mengerjakan foto tersebut sesuai kemampuan ku.
Setiap hari Aku memikirkan konsep tentang apa yang akan aku potret. Oh iya lupa… tema dari lombanya itu “Putih abu-abu”. Teman – teman ku banyak yang mendukung. Alhamdulillah. Mereka memberika beberapa konsep untuk ku.
Sudah beberapa hari berlalu dan aku sudah melakukan pemotretan dibeberapa tempat yang telah aku konsep. Dengan dibantu Yayak dan Kipli, aku memotret banyak sekali foto.
Tanggal 31 Maret 2010, aku bertanya pada Thony yang juga peserta dalam lomba tersebut tentang bagaimana dengan fotonya. Ternyata dia belum melakukan pemotretan sama sekali. Heuhhhhhh.. Caktoy.. Caktoy.. (panggilannya Thony). Alasan dia belum motret itu karena nggak ada kameranya. Haduuhhh… iya sudah akhirnya kamera punya ku aku pinjemin ke dia. *Selamat memotret* :D
Akhirnya tanggal 12 April 2010 tiba, aku pun telah siap untuk mengumpulkan beberapa hasil foto editan ku. Saat di sekolah aku ke kelas Thony untuk menanyakan lagi tentang fotonya. Walaaaaaaaahh.. lagi – lagi dia belum mencetak foto editannya. Dia bilang pulang sekolah akan mencetak. Heuhhh.. okelah..
Saat pulang sekolah aku mencari Thony untuk memastikan dia bakal nyetak foto editannya tersebut, tetapi yang terjadi malah dia pulang ke rumah, dan tidak jadi mengikuti lomba tersebut. Yahhh.. aku nggak semangat berangkat dehh… :D hehehe..
Tapi aku tetap berangkat, dan mengumpulkan foto tersebut. Aku pasrah deh apapun hasilnya aku terima.
Tanggal 16 April 2010 yang harusnya jadi hari dimana pemenang lomba diumumkan tetapi diajukan jadi tanggal 15 April 2010. Aku takut, nervous. Dan alhasil aku KALAH :'(. Tak apalah, buat pengalaman. Editan foto ku juga nggak jelek – jelek banget. Tapi memang ada salah satu persyaratan yang nggak terpenuhi. :)



.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar